Selanjutnya orang-orang Yahudi menyeberang sungai Yordan ke dataran besar yang berhadapan dengan Bet-Sean (1 Mak 5:52)
Tetapi ia kuatir kalau-kalau Yonatan tidak membiarkannya, melainkan akan memeranginya. Dari sebab itu dicarinya akal untuk menangkap dan membasmi Yonatan. Maka berangkatlah Trifon dan tiba di Bet-Sean. Yonatan berangkat juga menyongsong Trifon dengan empat puluh ribu orang yang dipilih untuk pertempuran teratur. Iapun tiba di Bet-Sean pula. (1 Mak 12:40-41)
Kemudian mereka menaruh senjata-senjata Saul di kuil Asytoret, dan mayatnya dipakukan mereka di tembok kota Bet-Sean. maka bersiaplah segenap orang gagah perkasa, mereka berjalan terus semalam-malaman, lalu mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya dari tembok kota Bet-Sean. Kemudian pulanglah mereka ke Yabesh dan membakar mayat-mayat itu di sana. (1 sam 31:10,12)
Tetapi di daerah Isakhar dan Asyer ada juga kepunyaan suku Manasye, yakni Bet-Sean dengan segala anak kotanya, Yibleam dengan segala anak kotanya, penduduk Dor dengan segala anak kotanya, penduduk En-Dor dengan segala anak kotanya, penduduk Taanakh dengan segala anak kotanya, dan penduduk Megido dengan segala anak kotanya, yakni ketiga daerah bukit itu. (Yos 17:11)
Kemudian berkatalah bani Yusuf: "Pegunungan itu tidak cukup bagi kami, dan semua orang Kanaan yang diam di dataran itu mempunyai kereta besi, baik yang diam di Bet-Sean dengan segala anak kotanya maupun yang diam di lembah Yizreel." (Yos 17:16)
dan pada perbatasan bani Manasye: Bet-Sean dengan segala anak kotanya, juga Taanakh dengan segala anak kotanya, Megido dengan segala anak kotanya, Dor dengan segala anak kotanya. Di tempat-tempat itulah keturunan Yusuf bin Israel diam. (1 Taw 7:29)